Selasa, 06 Oktober 2015

Nasehat Untuk Anak Rantau

Dapat nasehat baik (secara tidak langsung) dari Mas Rif'an Herriyadi di akun facebooknya. Berikut saya salin tulisannya di facebook, semoga bisa diambil manfaatnya (terutama untuk anak rantau):

***
Keluar dari pintu gerbang UB (Universitas Brawijaya) yg di daerah perkampungan kerto2. Ada Om-om badan besar dengan motor Vario turun dan menyilangkan motornya di tengah jalan. Menghampiriku, aku kira mau merampok. Tapi masa merampok kok di daerah ramai seperti ini.
Tanpa berkata apa-apa, orang tersebut langsung melayangkan tinjunya di mukaku. Alhamdulillah, gerakannya mudah dibaca, sehingga saya bisa menangkisnya. Namun kaca sepion saya patah karena tinju yang meleset itu.
Setelah itu orang tersebut memaki-maki saya, yang kurang lebih mungkin gara-gara suara knalpot motor saya. Karena tadi hanya di kecepatan di bawah 20 km/jam, saya rasa saya tidak ugal-ugalan. In addition, jalan kerto yang sempit dan ramai, tidak mungkin saya berkendara dengan kecepatan tinggi. Karena saya yang bersalah, maka saya minta maaf sama orang tsb.
Dari sini saya semakin sadar. Keberadaan saya dan teman-teman puluhan ribu mahasiswa rantauan belum tentu diterima dengan welcome oleh masyarakat. Walaupun mungkin sebagian besar masyarakat senang dengan keberadaan kita untuk alasan-alasan tertentu.
Coba kita pikir, setiap tahun tingkat kemacetan di sini semakin bertambah. Terutama setelah penerimaan mahasiswa baru. Yang pasti polusi, sampah, dan kepadatan penduduk semakin meningkat juga.
Positif thinking-nya, kalau bisa kita berkontribusi lah untuk warga. Kita kan cuma menumpang, masa hanya merepotkan tuan rumah saja. Ya minimal tidak membuang sampah sembarangan. Tidak ugal-ugalan di kota orang.
***

Sepertinya hal itu benar, selain konteks menumbuhkan ekonomi (baca: menambah penghasilan) masyarakat melalui toko-toko, warung makan, dan lain sebagainya, manfaat seorang mahasiswa masih belum terasa. Yang ada, si mahasiswa hanya menambah sampah, kemacetan, dan polusi di lingkungan masyarakat. (Atau mungkin ini hanya perasaaan saya saja?)

1 komentar:

  1. NURHAYATI TKW DI MALAYSIA

    ====================================

    Lewat internet ini saya mengutarakan
    ucapan terima kasih saya kepada MBAH DEWA
    yang telah membantu kehidupan keluarga saya
    dulunya saya Cuma seorang buruh kasar yang
    bekerja di salah satu kebun kelapa sawit
    milik : tuan H. BADRUN
    di daerah malaysia penghasilan saya
    perhari Cuma 55ribu rupiah,hanya pas pasan
    untuk mengecukupi kehidupan keluarga saya
    Alhamdulillah sekarang Sejak saya bergabung
    jadi member_ MBAH DEWA BHARATA_
    dan ini. Kemenangan saya yg Ke 3X
    Kemarin Di kasih lagi.4D togel malaysia benar-benar tembus...
    impian saya selama ini sudah jadi kenyataan.
    Alhamdulillah Kehidupan keluarga saya pun
    jauh lebih baik dari pada sebelumnya.
    Buat saudara bapak/ibu yang ingin mendapatkan
    REJEKI melalui jalan TOGEL..atau yg sdh bosan dgn kemiskinan
    Hub: MBAH DEWA BHARATA Di:( 082 316 555 388- )
    atau Klik Situs resmi kami. di bawah ini.....

    KLIK-> BOCORAN TOGEL HARI INI


    di jamin anda akan bahagia dengan keluarga
    yang punya rumah salam jackpot & damai selalu

    BalasHapus